Kabupaten Bekasi – ZONA BEKASI – Suasana hangat dan penuh keakraban terasa dalam kegiatan “On The Spot Jaga Bekasi” yang digelar Polres Metro Bekasi di Kampung Cibeber, Desa Simpangan, Kabupaten Bekasi. Dalam kegiatan yang dihadiri sekitar 23 kepala keluarga (KK) tersebut, kehadiran jajaran Kodim 0509/Kabupaten Bekasi menjadi bukti nyata kedekatan TNI dengan masyarakat.
Mewakili Dandim 0509/Kabupaten Bekasi, Kasdim Mayor Inf Sukoco hadir bersama Danramil 07 Cikarang Mayor Inf Daya Bakir dan Pasiops Kodim 0509/Kabupaten Bekasi Kapten Inf Nurpatoni untuk mendampingi Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol Sumarni beserta jajaran Polres Metro Bekasi dalam menyerap langsung aspirasi warga.
Kegiatan yang berlangsung sederhana namun penuh makna itu tidak hanya menjadi sarana penyampaian pesan kamtibmas, tetapi juga menjadi ruang dialog antara aparat dan masyarakat. Warga diberikan kesempatan untuk menyampaikan berbagai keluhan, harapan, hingga persoalan yang mereka hadapi di lingkungan tempat tinggalnya.
Bagi jajaran TNI, kegiatan turun langsung ke tengah masyarakat merupakan bagian dari komitmen untuk selalu hadir dan menjadi solusi bagi warga.
Dalam kesempatan tersebut, Kasdim 0509/Kabupaten Bekasi Mayor Inf Sukoco mengajak masyarakat untuk tidak ragu berkomunikasi dengan Babinsa apabila menemui permasalahan di wilayahnya.
Menurutnya, Babinsa sebagai ujung tombak TNI di desa selalu siap membantu dan menjadi jembatan komunikasi antara masyarakat dengan pemerintah maupun aparat keamanan.
“Kami ingin masyarakat merasa dekat dengan TNI. Jangan sungkan untuk menyampaikan permasalahan kepada Babinsa. Kehadiran kami di tengah masyarakat adalah untuk membantu dan bersama-sama menjaga lingkungan agar tetap aman dan kondusif,” ujar Mayor Inf Sukoco.
Ia juga menegaskan bahwa sinergitas antara TNI dan Polri akan terus diperkuat demi menciptakan rasa aman bagi masyarakat Kabupaten Bekasi.
Sementara itu, Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol Sumarni mengingatkan pentingnya peran keluarga dalam menjaga generasi muda agar terhindar dari berbagai bentuk kenakalan dan tindak kriminalitas. Ia juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan layanan darurat 110 apabila menemukan gangguan keamanan maupun kejadian yang memerlukan respons cepat dari kepolisian.
Tak hanya berdialog, kegiatan tersebut juga diwarnai aksi sosial berupa pengobatan gratis dan pembagian paket sembako kepada warga. Momen itu semakin mempererat hubungan antara aparat dan masyarakat yang hadir.
Warga pun menyambut positif kegiatan tersebut. Mereka merasa diperhatikan karena dapat menyampaikan keluhan secara langsung kepada para pemangku kepentingan, mulai dari unsur kepolisian hingga TNI yang selama ini aktif mendampingi masyarakat melalui para Babinsa di wilayah.
Melalui kegiatan seperti ini, sinergitas TNI-Polri tidak hanya terlihat dalam menjaga keamanan, tetapi juga dalam membangun kedekatan, kepedulian, dan kepercayaan masyarakat. Kehadiran aparat di tengah warga menjadi pesan bahwa negara selalu hadir untuk mendengar, membantu, dan bersama-sama menjaga Kabupaten Bekasi tetap aman, nyaman, dan harmonis. (Sofyan)
